FIGUR WANITA PENGUSAHA SUKSES INDONESIA

Kami mencoba untuk berbagi informasi tentang " Cara Cepat Hamil". Dengan mengikuti petunjuk, panduan,tips,metode atau cara cepat,tepat dan akurat untuk bisa segera hamil yang ada dalam Buku Cara Cepat Hamil, kami berharap ini merupakan sebuah panduan bagi anda yang ingin segara mendapatkan bayi atau momongan, yang akan menambah keceriaan serta kebahagian anda bersama pasangan hidup anda. Semoga!!!

FIGUR WANITA PENGUSAHA SUKSES INDONESIA
Kesuksesan tidak memandang jenis kelamin, tingkat pendidikan atau latar belakang seseorang. Kita semua tahu bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sehingga kaum itu mengubah nasibnya dengan diri mereka sendiri. Oleh karena itu, kesuksesan sangat dipengaruhi oleh upaya dan daya juang kita untuk mengubah nasib kita sendiri. Mudah-mudahan Anda akan sependapat dengan argumen ini.

Anda pernah mendengar kisah Oshin? Saat masih kecil, Oshin adalah orang miskin. Dulunya, dia adalah seorang pembantu rumah tangga. Bahkan, dia pernah dijual ayahnya yang jahat untuk menjadi pelayan. Dengan kegigihan dan keuletannya, akhirnya dia berhasil menjadi miliyader dari usaha supermarketnya. Kisah lain yang tak kalah menarik adalah kisah sukses Andrie Wongso, seorang motivator nomor satu di Indonesia. Tahukah Anda, bahwa dia tidak lulus SD? Dua kisah tersebut merupakan bukti bahwa kesuksesan bukan milik mereka yang berpendidikan atau berduit (latar belakang kaya). Jadi, kenapa harus berpikir seribu kali untuk terjun ke dunia wirausaha hanya karena latar belakang pendidikan dan materi?

Jika Anda berasal dari Tatar belakang keluarga yang biasa-biasa saja dari keluarga pedalaman dan miskin sekalipun, jangan pernah berkecil hati untuk memulai terjun ke dunia wirausaha. Jika Anda bersungguh-sungguh, ulet, teliti dan ikhlas, InsyaAllah kesuksesan akan Anda raih. So... tinggalkan ketakutan, dan raih masa depan lebih baik.

Di Indonesia ini, banyak ditemui ibu rumah tangga yang sukses dan menopang perekonomian rumah tangganya. Bahkan tidak tanggung-tanggung, banyak sekali wanita yang berhasil mencapai kesuksesan yang gilang-gemilang dalam dunia usaha.

Figur wanita pengusaha sukses di Indonesia

Mooryati Soedibyo
Mooryati Soedibyo adalah seorang pengusaha jamu dan kosmetika tradisional "Mustika Ratu" yang sangat terkenal di Indonesia dan beberapa negara tetangga. Wanita kelahiran Solo ini juga pernah meraih penghargaan dari The Asian Institute of Management (AIM) di Manila, Filipina. Dia terpilih sebagai wanita pengusaha Asia yang berhasil menerapkan prinsip manajemen modern (meski produknya tradisonal) dalam bisnis.

Kerajaan bisnis Mooryati Soedibyo tidak tercipta dalam sekejap. Segala macam sukses yang berhasil diraih sangat bertolak belakang dengan suasana ketika pertengahan tahun 1973. Usahanya itu berawal dari keisengannya meracik jamu. Dengan modal Rp 25.000, dia merintis bisnis dengan meramu sendiri minuman beras kencur di garasi rumah, bersama dua orang pembantunya. Untuk menjamin mutu, bahan bakunya dibeli dari Solo, Jawa Tengah. Saat itu Mooryati Soedibyo harus bolak-balik Jakarta-Solo sekali seminggu naik bis malam, karena modal terbatas.

Ketekunannya berusaha bisa menjadi teladan. Tanpa menyerah, Mooryati Soedibyo secara cermat terus mengembangkan industrinya, terus memperluas pasar dan menapak ke atas. Dua tahun setelah produk beras kencurnya dikenal masyarakat, dengan pembantu bertambah menjadi sepuluh orang, produknya pun telah berjumlah enam macam. Setelah lima tahun berjalan, dia sudah mempunyai karyawan sebanyak 50 orang, dan produksinya pun berkembang ke salon-salon kecantikan.

Bersamaan dengan tumbuhnya kesadaran untuk kembali ke alam, jamu dan kosmetika tradisional buatan Mooryati Soedibyo mulai berkembang pesat. Produksinya tidak hanya dikonsumsi oleh masyarakat setempat, namun juga telah diterima luas, mulai dari Jepang hingga negara-negara di Timur Tengah. Oleh karena itu, Mooryati Soedibyo memutuskan untuk mendirikan pabrik di Ciracas dan diresmikan tanggal 8 April 1987 oleh Menteri Kesehatan pada waktu itu (Soewardjono Soeryaningrat). Pemindahan tempat produksi ini (dari rumah ke pabrik) disebabkan karena privasi keluarga Soedibyo yang mulai terganggu. Para karyawannya harus bekerja sampai malam. Mereka ikut tidur di rumah pribadinya yang sempit. Ditambah lagi banyaknya tumpukkan botol atau bahan mentah jamu berserakan dan bertumpuk di setiap tempat.
Jamu tradisional itu tidak lagi sekadar industri rumah tangga, melainkan sudah tumbuh menjadi industri sekaligus eksportir raksasa. Bermodal ketekunan dan kesabaran, kini Mooryati Soedibyo menjadi sosok pengusaha wanita sukses yang tersohor di negeri ini.

Ratna Juwita Umiarsih Nursalim
Pernahkah Anda makan di restoran ayam goreng Mbok Berek? Apa yang ada di benak Anda ketika Anda menyantap hidangan yang disediakan pelayan restoran itu?

Ratna Juwita Umiarsih Nursalim adalah nama pemilik restoran ayam goreng dengan merek 'Mbok Berek' ini. Wanita kelahiran Yogyakarta pada 4 Juni 1943 ini ternyata masih sangat bersemangat saat tampil di panggung sebagai penyebar inspirasi sukses. Di saat usianya yang sudah menginjak angka tujuhpuluhan, is tetap enerjik, sehari-hari masih terlibat penuh dalam usaha restorannya, dan tampak lebih muda dari usianya.
Berangkat usaha dari rumah dan hanya dengan modal seekor ayam pinjaman, Umi kini berhasil memiliki delapan restoran ayam goreng di berbagai tempat. Ia mengaku bahwa memulai usaha tidak harus selalu dengan modal besar. Bahkan bermodal barang pinjaman pun bisa, asal seseorang ulet dalam menjalankan usahanya. Semangatnya memang luar biasa dalam membesarkan usaha bisnisnya.

Menurut dia, kejujuran adalah modal utama dalam menjalankan usahanya. Selain itu, seorang pengusaha, apalagi yang pemula, hendaknya tidak mudah terpancing untuk menghambur-hamburkan hasil usahanya. Sebelum sukses dengan Ayam Goreng Mbok Bereknya, dia pernah berbisnis jualan baju yang ditawarkan ke tetangga. Menjual piring, sendok, cangkir, pesenan juga pernah dilakoninya.
Lauw Ping Nio
Lauw Ping Nio adalah pendiri perusahaan Jamu Cap Nyonya Meneer. Ketika masih kecil, wanita kelahiran Sidoarjo tahun 1895 ini dipanggil Menir. Jika ditulis, sesuai dengan ejaan zaman Belanda, menjadi 'Meneer'. Nama itulah yang lantas dijadikan merek perusahaan jamu tersebut hingga kini.

Kisah Nyonya Meneer hingga akhirnya mendirikan perusahaan jamu dimulai ketika berusia 17 tahun. Saat itu, dia sudah menikah dengan pria asal Surabaya bernama Ong Bian Wan. Pernikahan itu membuat Meneer harus pindah mengikuti suami ke Semarang. Beberapa waktu setelah menikah, Bian Wan tiba-tiba sakit. Tak terlalu jelas kala itu penyakitnya apa. Yang jelas, gara-gara sakit dia tergolek lemas di ranjang. Semua dokter di Semarang sudah dikunjungi, namun kondisi Bian Wan tak juga membaik.

Nyonya Meneer kemudian mencoba meramu jamu yang diajarkan orang tuanya. Setelah itu, diminumkan ke sang suami setiap hari selama sebulan penuh. Secara mengejutkan, berkat jamu tersebut, kondisi Bian Wan berangsur membaik hingga akhirnya sembuh. Kabar kesembuhan Bian Wan berkat jamu buatan istrinya, Nyonya Meneer, langsung tersebar secara luas ke seluruh penjuru Semarang. Sejak itu, banyak orang datang ke Nyonya Meneer dan bertanya soal ramuan tersebut.

Semakin banyak yang merasakan khasiat jamu racikan Nyonya Meneer, semakin banyak pula permintaan padanya untuk mengantarkan sendiri jamu yang belakangan mulai dikemasnya itu. Kesibukan Nyonya Meneer di dapur tidak memungkinkan untuk memenuhi semua permintaan itu. Dengan berat hati dia minta maaf, dan sebagai ganti, dia mencantumkan fotonya pada kemasan jamu buatannya. Tak ada yang keberatan, tak ada pula yang menduga bahwa di kemudian hari, jamu dengan potret seorang wanita ini melegenda.

Berbekal perabotan dapur biasa, usaha keluarga ini terus memperluas penjualan ke kota-kota sekitar. Nyonya Meneer kemudian mengembangkan jamu buatannya untuk penyakit-penyakit lain, mulai yang ringan hingga berat. Sejak itulah, Nyonya Meneer mulai menjadikan jamu sebagai lahan bisnis. Selanjutnya, Nyonya Meneer semakin bersemangat mengembangkan bisnis jamu. Distribusi jamunya dilebarkan hingga ke luar Semarang. Dia memasang fotonya di kemasan jamu-jamunya.

Pada 1919, secara resmi, industri jamu cap potret Nyonya Meneer berdiri. Selain mendirikan pabrik, Nyonya Meneer membuka toko di Jalan Pedamaran 92, Semarang. Perusahaan keluarga itu terus berkembang dengan bantuan anak-anaknya yang mulai tumbuh dewasa. Pada tahun 1940, Nyonya Meneer mempunyai cabang di Jalan Juanda, Jakarta. Saat itu Nyonya Meneer mempunyai 16 karyawan.

Nyonya Meneer meninggal pada usia 83 tahun karena terkena stroke dan kesulitan berbicara. Meski sempat diwarnai dengan beberapa konflik internal yang cukup tajam, masalah itu tak terlalu berpengaruh terhadap penjualan produk-produknya. Bahkan, mereka mampu melebarkan distribusi ke luar negeri, seperti Malaysia, Taiwan, Brunei Darussalam, Belanda, Australia dan Amerika Serikat. Pada Juli 1992, Produk jamu garapan mereka menembus Arab Saudi. Produk jamu Nyonya Meneer sebesar 70 persen adalah jamu untuk perempuan. Kini mereka punya lebih dari 270 produk jamu.

















Categories:

0 komentar:

Posting Komentar

http://daftarnamahotel.blogspot.com/2016/08/tempat-wisata-di-jogja-dan-sekitarnya.html http://daftarnamahotel.blogspot.com/2014/02/daftar-hotel-di-garut-jawa-barat.html www.lowonganperawatlansia.com http://daftarnamahotel.blogspot.com/2017/05/cek-cari-pesan-tiket-pesawat-murah.html http://daftarnamahotel.blogspot.com/2017/05/cara-booking-hotel-di-pegipegicom.html http://daftarnamahotel.blogspot.com/2014/06/hotel-terbaik-di-bandung.html http://daftarnamahotel.blogspot.com/2015/08/cari-info-tarif-hotelmurah-di-cianjur.html http://daftarnamahotel.blogspot.com/2013/09/daftar-hotel-di-pantai-kuta-bali.html http://daftarnamahotel.blogspot.com/2017/01/hotel-bintang-5-di-jakarta.html http://daftarnamahotel.blogspot.com/2013/08/daftar-nama-hotel-di-jakarta.html http://daftarnamahotel.blogspot.com/2013/08/daftar-nama-hotel-di-bandung.html

Copyright © Cara Cepat Hamil | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑